Khasiat Brokoli

 
akutau.com - Hayooo teman teman ada yang tau dengan sayur hijau yang satu ini...? brokoli namanya, banyak ternyata manfaat luar biasa lho dari brokoli, dibahas satu satu yuk apa aja sih manfaat dari brokoli.

1. Brokoli mengandung banyak zat phythocemical penting seperti betakarotin, indoles, dan isotiosianat, yang berfungsi untuk mencegah pembentukan carcinogen, zat penyebab kanker.
 Sumber gambar : http://kaloriku.com
 

1. Mencegah Kanker
Brokoli bisa jadi obat alami untuk berbagai jenis kanker. Kombinasi unik antara antioksidan, anti-inflamasi, dan komponen pro-detoksifikasi pada brokoli menjadikannya makanan unik dalam hal pencegahan kanker. Selain itu, American Cancer Society mencatat bahwa isothiocyanates pada brokoli, termasuk sulforaphane dan indole-3-carbinol meningkatkan proses detoksifikasi enzim dan bertindak sebagai antioksidan, mengurangi oksidatif stress, dan berdampak pada kadar estrogen dalam tubuh yang bisa membantu mengurangi resiko kanker payudara.
2. Untuk Kesehatan Jantung
Selain antioksidan, brokoli juga kaya serat, beta karoten, asam lemak omega-3, dan berbagai vitamin yang membantu mengurangi kolesterol jahat dan menjaga kesehatan jantung agar berfungsi baik dengan mengatur tekanan darah. Potasium dalam brokoli bisa meningkatkan aliran darah dan oksigen pada organ penting dengan menenangkan tensi dan tekanan pada urat dan pembuluh darah.
3. Untuk Tulang Sehat
Brokoli mengandung banyak kalsium (47 mg kalsium per 100 gram brokoli), serta nutrisi lain seperti magnesium, zinc, dan fosfor. Membuat brokoli penting untuk kesehatan tulang dan gigi, bisa mengatasi kekurangan kalsium penyebab tulang rapuh dan osteoporosis.
4. Mengatasi Gangguan Perut 

Dengan kandungan seratnya yang tinggi, brokoli menjadi menu penting yang bisa mengobati hampir semua gangguan perut dengan mengobati konstipasi, karena konstipasi adalah akar dari hampir semua gangguan perut. Magnesium dan vitamin dalam brokoli juga bisa mengatasi asam lambung, membantu proses pencernaan, membantu penyerapan nutrisi dari makanan, dan menenangkan perut dengan mengurangi inflamasi.
5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh 
Pembentuk warna hijau pada brokoli adalah vitamin C, beta karoten, dan berbagai mineral seperti selenium, copper, zinc, fosfor. Semua vitamin dan mineral tersebut merupakan penguat kekebalan tubuh yang bisa melindungi tubuh dari berbagai jenis infeksi.
 Sumber gambar : addapinch.com
6. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
Brokoli mengandung banyak chromium, mineral penting yang membantu mengatur gula darah dan fungsi insulin dengan baik. Vitamin bersama serat dan asam lemak omega-3 membantu mengatur tekanan darah.
7. Mengatasi Anemia 
Anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi dan protein. Brokoli, dalam hal ini, kaya akan zat besi dan protein sehingga bisa menjadi pencegah anemia. Brokoli juga kaya akan copper, yaitu mineral penting dalam pembentukan sel darah merah.
8. Menjaga Kesehatan Mata 
Zeaxanthin, beta-karotene, vitamin A, fosfor, dan vitamin lain seperti vitamin B komplek, vitamin C, dan vitamin E yang ditemukan pada brokoli sangat baik untuk kesehatan mata. Nutrisi tersebut melindungi mata dari degenerasi makula dan katarak, sekaligus memperbaiki kerusakan mata akibat radiasi.
9. Untuk Kesehatan Ibu Hamil 
Brokoli adalah makanan ideal untuk kesehatan ibu hamil karena kaya akan nutrisi penting bagi wanita hamil, seperti protein, kalsium, vitamin, antioksidan, zat besi, fosfor, dan lainnya. Serat pada brokoli juga bisa mengatasi konstipasi yang sering dialami pada masa kehamilan. Selain itu, kelahiran yang tidak sempurna atau cacat pada janin merupakan masalah besar yang disebabkan oleh kurangnya asupan folat pada ibu hamil, dan brokoli memiliki folat dalam jumlah besar sehingga bisa membantu mencegah ketidaksempurnaan kelahiran tersebut.
10. Anti-inflamasi
Brokoli adalah anti-inflamasi yang baik dan dapat memperlambat kerusakan sendi yang berhubungan dengan osteoartritis. Penelitian yang dilakukan di University of East Anglia, tahun 2003, menemukan bahwa sulforaphane pada brokoli bisa membantu penderita artritis karena senyawa ini bisa menghalangi enzim perusak sendi dengan menghentikan molekul penyebab inflamasi. Isothiocyanates dan asam lemak omega-3 pada brokoli juga membantu mengendalikan inflamasi.
11. Untuk Detoksifikasi 
Kehadiran vitamin C, sulfur, dan asam amino pada brokoli menjadikan brokoli efektif untuk detoksifikasi tubuh. Brokoli membantu menyingkirkan radikal bebas dan racun dari tubuh, sehingga bisa membersihkan darah dan menjauhkan berbagai masalah kulit akibat racun, seperti gatal-gatal, bisul, ruam, penyakit kulit seperti eczema, dan pengerasan kulit, termasuk gangguan kesehatan seperti encok, artritis, dan reumatik.
12. Untuk Perawatan Kulit 
Brokoli kaya akan nutrisi seperti antioksidan, beta karoten, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, vitamin A & K, asam lemak omega-3, amino acids, dan folate. Semua nutrisi ini membantu merawat kulit, membuatnya bersinar, sehat, dan mulus. Selain itu, glucoraphanin (salah satu phytonutrients dari brokoli) berguna membalikkan efek negatif paparan sinar matahari, sehingga membuat kulit sehat dan tampak muda.
Cara memasak brokoli bisa menentukan jumlah nutrisi yang didapat. Merebus bisa menghilangkan sebagian besar nutrisi anti-kanker pada brokoli. Sementara dikukus 20 menit, dimasak di microwave hingga 3 menit, atau digoreng selama 5 menit tidak akan banyak merusak nutrisi anti-kanker pada brokoli. Memakan brokoli segar akan memberi nutrisi penuh, tapi berresiko terjadi iritasi pada usus besar. Oleh karena itu, cara terbaik makan brokoli adalah mengukusnya selama sebentar (3-5 menit), agar tidak banyak nutrisi yang hilang dan tidak akan mengiritasi usus besar. 

 Hebat ya brokoli, masih ad yang nolak makan brokoli yang manis dan lembut ini...? hm... nyesel dach pokoknya, hehehe....


Sumberr artikel : http://www.rumahsemuti.com/2015/12/12-manfaat-brokoli-untuk-kesehatan.html

About Aku Tau

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment