Ternyata helikopter belajar banyak dari capung


akutau.com - Gosipin si capung lagi yuk temen temen, setelah sebelumnya abis bahas usia si capung yang udah tua buanget kita mau bahas tentang capung yang kemampuan terbangnya ternyata jauh lebih hebat dari helikopter terbaik saat ini lho, dan kabarnya helikopter dibuat dengan erinspirasi dari seekor capung teman.
Sumber gambar : http://www.edupic.net

Menurut para peneliti, capung mempunyai banyak kelebihan dibanding serangga lain. Berdasarkan hasil penelitian para ahli terkini menemukan sebuah fakta yang sangat mencengangkan bahwa teknologi penerbangan helikopter modern ternyata sangat tertinggal jauh dibanding dengan seekor capung. Sistem penerbangan capung mengalahkan semua mesin buatan manusia. Dengan alasan inilah, disain model terakhir helikopter Sikorsky yang terkenal di dunia, dibuat menggunakan disain kerangka capung sebagai model. Dalam proyek ini, perusahaan IBM membantu mendisain Sikorsky dengan memuat gambar-gambar capung dalam komputer khusus. Setelah itu, dengan mengambil contoh capung, ribuan ilustrasi dibuat dalam komputer. Kemudian, dengan mencontoh teknologi terbang capung, dibuatlah model helikopter
Sumber gambar : addinfobaru.blogspot.com

Capung memiliki penglihatan yang sangat tajam dengan jumlah keseluruhan mata mikro tiga puluh ribu buah dan setiap mata mengarah ke titik yang berbeda sehingga  saat terbang, dia dapat melakukan manuver yang sangat cepat meskipun dimenit terakhir untuk menghindari kejaran mangsanya ataupun menyelamatkan diri dari truk yang datang berlawanan arah. Beda halnya dengan pilot setelah melakukan manuver, dia akan kesulitan menentukan posisi pesawat relatif dengan permukaan bumi dan dapat menyebabkan resiko kecelakaan. Oleh sebab itu, pesawat dilengkapi giroskop yang digunakan pilot untuk membandingkan garis horisontal dengan horison sesungguhnya sehingga dengan cepat dapat menentukan posisi pesawat dan menghindari resiko kecelakaan.

Manuver yang dilakukan capung saat terbang bukan hanya karena penglihatannya yang tajam, tetapi dipengaruhi juga oleh rambut – rambut yang ada di tubuhnya. Ketika posisi tubuh capung berubah selama penerbangan, rambut-rambut di antara badan dan kepalanya menjadi terangsang. Sel-sel saraf pada akar rambut ini mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut secara otomatis mengatur jumlah dan kecepatan gerak sayap. Dengan demikian, dalam manuver paling sulit sekalipun, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sistem ini sungguh merupakan suatu keajaiban teknik.

Kelebihan pada serangga kecil ini tidak hanya itu, capung juga dapat terbang dengan kecepatan tinggi. Capung adalah serangga tercepat di dunia, ia mampu terbang dengan kecepatan 97 km/jam dan mampu melakukan perjalanan sejauh 137 km dalam satu hari.

Pada kecepatan tinggi ini, capung bertabrakan dengan mangsanya. Guncangan akibat tabrakan ini sangat kuat, tapi bentuk lentur dari tubuhnya dapat meredam guncangan akibat benturan, beda halnya dengan mangsanya. Mangsa capung akan kehilangan kesadaran atau bahkan mati akibat benturan tersebut. Setelah terjadi benturan, kaki belakang capung menjulur kedepan dan menangkap mangsa yang kaget, kemudian dicabik – cabik dan dimakan dengan rahangnya yang kuat.


                                                                                               Sumber gambar : kompasiana.com

Mengingat struktur tubuh capung yang begitu sempurna dan canggih untuk ukuran seekor serangga kecil dibanding serangga lainnya sangat tidak masuk akal. Bagaimana mungkin seekor capung dapat lebih canggih dari teknologi mutakhir saat ini seperti helikopter Sikorsky. Menurut inti dari teori evolusi Darwin yang mengatakan bahwa ” Evolusi terjadi karena adanya proses seleksi alam (natural selections). Spesies yang hidup di masa sekarang berasal dari makhluk hidup yang berasal dari masa lampau” . Tidak mungkin capung mengalami evolusi melihat fosil capung tertua dengan capung yang hidup saat ini tidak memiliki perbedaan sama sekali. Mustahil jika sistem dalam tubuh capung terbentuk tahap demi tahap secara kebetulan seperti isi teori evolusi Darwin. Hal ini dikarenakan bahwa agar suatu makhluk hidup dapat hidup, semua sistem ini harus ada pada saat yang bersamaan dan telah lengkap.  

Akhirnya kita hanya bisa mengucap Subhanallah kan, takjub dengan kuasa ciptaan Allah yang sebegitu menakjubkannya dalam tubuh kecil si capung... :D

About Aku Tau

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment